Trafo unit 3 GI Kebasen 150kV merupakan salah satu dari 4 unit trafo yang menyalurkan tenaga Listrik di wilayah Kota dan Kabupaten Tegal. Oleh karena itu kondisi trafo ini perlu dipelihara secara rutin agar penyaluran tenaga Listrik di wilayah tersebut tidak terganggu, selain merugikan Perusahaan penyedia tenaga Listrik, pelanggan Listrik juga dirugikan apabila terjadi kerusakan secara tidak terduga pada trafo ini karena akan membutuhkan waktu lama dalam pemulihannya. Berdasarkan publikasi cigre A2.37 bahwa kerusakan akibat bushing primer menjadi penyebab terbesar ke-3 selain itu kerusakan trafo yang diakibatkan oleh kerusakan bushing primer menyebabkan kerusakan eksternal berupa ledakan dan kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pemeliharaan, analisa terhadap hasil pengujian dan tindak lanjut dari analisa hasil pemeliharaan bushing primer trafo unit 3 GI Kebasen 150 kV. Pengujian tan delta dan nilai kapasitansi menjadi metode dalam menentukan kondisi bushing primer pada penelitian ini sebagai langkha prediktif kerusakan yang lebih besar. Analisa dilakukan dengan metode komparatif terhadap Batasan standar yang digunakan PT. PLN (Persero) yaitu <0,7% untuk nilai tan delta dan ±10% untuk perubahan niali kapasitansi. Dalam penelitian ini didapatkan terdapat pemburukan pada nilai tan delta bushing fasa S sebesar 1,26% dan fasa T 0,64% sehingga dilakukan penggantian pada bushing untuk menghindari kerusakan yang lebih besar.
Copyrights © 2025