Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan teknik dan metode penerjemahan, serta melihat dampaknya terhadap kualitas terjemahan dari segi keakuratan, keberterimaan serta keterbacaan terjemahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini terdiri dari 2 jenis sumber data. terdiri dari 2 jenis sumber data, yaitu buku sumber dan terjemahannya sebagai sumber data objektif. Sumber data kedua adalah kuisioner. Hasil penelitian menunjukan terdapat 12 macam teknik penerjemahan dari 149 data adalah kalke 32, peminjaman murni 27, amflipikasi 20, transposisi 19, modulasi 16, peminjaman naturalisasi13, deskripsi 6, terjemah harfiah 6, partikularisasi 4, generalisasi 3, reduksi 2, padanan lazim 1. Ada empat teknik yang menekankan pada bahasa sumber yaitu kalke, peminjaman murni, peminjaman naturalisasi dan penerjemahan harfiah. Sisa data lainnya menekankan pada bahasa sasaran yaitu amplifikasi, transposisi, modulasi, deskripsi, partikularisasi dan generalisasi. Dari segi keakuratan, 144 data diterjemahkan secara akurat, 5 data diterjemahkan dengan tidak akurat. Dalam hal keberterimaan, sebanyak 136 berterima, kurang berterima dan tidak berterima sebanyak sebelas data. Dari aspek keterbacaan 129 data memiliki tingkat keterbacaan tinggi dan 20 data dengan tingkat keterbacaan rendah.
Copyrights © 2024