Penyakit pada tanaman tebu merupakan hal yang merugikan bagi petani, contohnya Mozaik, Blendok, Kering Daun, Bercak Mata, dan Bercak Kuning . Begitu pula yang dirasakan oleh murid-murid serta petani lokal yang mengurus kebun tebu di SMK Gula Rajawali Madiun. Wawasan yang sedikit, hingga pakar ataupun guru tidak dapat setiap saat memastikan kondisi tanaman tebu memunculkan masalah dan tantangan tersendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah membantu para petani, serta murid yang berkecimpung di dunia pertanian, khususnya tebu untuk bisa mendiagnosa penyakit melalui sebuah sistem pakar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, disertai dengan Black Box Testing dan System Usability Scale (SUS) untuk mengevaluasi aplikasi yang dibuat. Blackbox Testing diterapkan untuk memastikan bahwa sistem dapat digunakan sesuai dengan kegunannya. Sedangkan SUS diterapkan dengan tujuan mengukur tingkat kepuasan pengguna terhadap aplikasi yang dibuat. Hasil dari penelitian ini adalah tercapainya predikat B (Good) pada SUS Method pada angka 70,33. Dengan adanya sistem pakar ini diharapkan para petani dan murid-murid di SMK Rajawali Madiun lebih mandiri dalam mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan penyakit pada tanaman tebu.
Copyrights © 2025