Berbagai permasalahan pelayanan di Kopi Reman, seperti penumpukan antrean pada jam istirahat, akses terbatas ke katalog menu, waktu tunggu yang lama, dan ketiadaan sistem pencatatan pesanan yang sistematis, berdampak pada efisiensi operasional serta kenyamanan pelanggan. Kondisi ini menuntut solusi yang inovatif dan berfokus pada kebutuhan pengguna agar pelayanan dapat ditingkatkan secara menyeluruh. Untuk itu, metode Design Thinking diterapkan sebagai pendekatan sistematis dalam merancang antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) aplikasi mobile Kopi Reman. Melalui tahap Empathize, kebutuhan pengguna dipahami secara mendalam, kemudian pain points dirumuskan menjadi kebutuhan spesifik pada tahap Define. Ide-ide kreatif dihasilkan pada tahap Ideate, diwujudkan dalam prototype pada tahap Prototype, dan diuji pada tahap Test. Hasilnya menunjukkan bahwa aplikasi yang dirancang memiliki tingkat usability sangat baik, dengan nilai rata-rata SUS sebesar 84,25 (kategori Excellent) dan nilai SEQ sebesar 6,0, yang menandakan kemudahan penggunaan. Solusi ini terbukti mampu menjawab permasalahan dengan pendekatan yang intuitif, fungsional, dan relevan dengan kebutuhan pengguna. Dengan demikian, metode Design Thinking menjadi kerangka kerja yang efektif untuk meningkatkan pelayanan dan pengalaman pelanggan di Kopi Reman melalui inovasi digital yang berpusat pada pengguna
Copyrights © 2025