Transformasi digital di sektor pendidikan menuntut integrasi teknologi ke dalam proses pembelajaran. Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), menghadapi tantangan dalam menyusun kurikulum yang relevan dengan kesiapan teknologi mahasiswa. Dengan menggunakan Technology Readiness Index (TRI), penelitian ini menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan mahasiswa terhadap teknologi, khususnya dalam mendukung mata kuliah aplikasi komputer. Hasil penelitian diharapkan dapat mengoptimalkan kurikulum berbasis teknologi yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dan relevan dengan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk Mengukur kesiapan teknologi mahasiswa UMB melalui empat dimensi TRI: optimisme, inovasi, ketidaknyamanan, dan ketidakamanan. Mengidentifikasi kebutuhan spesifik mahasiswa terhadap mata kuliah aplikasi komputer berdasarkan tingkat readiness teknologi mereka. Memberikan rekomendasi strategis untuk pengembangan kurikulum aplikasi komputer di UMB. Metode yang digunakan yakni menggunakan Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei menggunakan kuesioner TRI yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan profil readiness teknologi dan analisis klasifikasi untuk menentukan kategori readiness (rendah, sedang, tinggi). Hasil perhitungan Technology Readiness Index (TRI) untuk masing – masing variabel TRI, didapat hasil skor untuk variabel Optimism sebesar 0.95, untuk variabel Innovativeness didapat skor sebesar 1.09, untu variabel Dicomfort didapat nilan skor TRI sebesar 1.05 sedangkan untuk variabel Insecurity didapat skor TRI sebesar 0.90. Skor total Technology Readiness Index (TRI) didapat sebesar 3.99. Dari Hasil tersebut dapat di ketahui tingkat kesiapan matakuliah aplikasi komputer di Universitas Muhammadiyah Bengkulu terletak pada tingkat kesiapan High Technology Readiness(TRI).
Copyrights © 2025