Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bogor, yang mengalami peningkatan kasus setiap tahunnya. Penyebaran kasus yang tidak merata di tiap kecamatan menuntut adanya metode analisis yang dapat mengidentifikasi wilayah dengan tingkat risiko tinggi. Penelitian ini menerapkan metode K-Means Clustering untuk mengelompokkan kecamatan berdasarkan jumlah kasus DBD guna memahami pola persebarannya secara lebih sistematis. Data penelitian diperoleh dari Open Data Bogor dalam rentang tahun 2020 hingga 2022, melalui tahapan preprocessing data, penentuan jumlah cluster optimal dengan metode Elbow, serta penerapan algoritma K-Means. Hasil clustering menunjukkan adanya dua kelompok utama yang mengelompokkan kecamatan berdasarkan tingkat kasus DBD, yakni cluster pertama Kecamatan Cibinong dan yang kedua Kecamatan Cileungsi. Pengelompokan ini memberikan wawasan terkait daerah dengan potensi penyebaran tinggi, yang dapat menjadi dasar bagi upaya mitigasi dan intervensi yang lebih tepat sasaran.
Copyrights © 2025