Ketidakseimbangan dalam penyaluran tenaga kerja di Kota Surabaya menjadi tantangan bagi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya. Pencari kerja mempunyai latar belakang yang beragam seperti tingkat pendidikan, usia pengalaman kerja dan kondisi lainnya yang dapat mempengaruhi kesiapan dari pencari kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data pencari kerja di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya menggunakan Exploratory Data Analysis (EDA) dan Principal Component Analysis (PCA). EDA digunakan untuk mengidentifikasi pola dan karakteristik pencari kerja berdasarkan faktor – faktor seperti usia, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, status pernikahan, status disabilitas, dan lainnya. PCA diterapkan untuk mereduksi dimensi data serta menemukan faktor utama yang berkontribusi terhadap kesiapan kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa reduksi dimensi menghasilkan PC 1, PC2 dan PC 3 yang menjelaskan total varians terbesar dalam data. Faktor dominan yang mempengaruhi pengelompokkan pencari kerja adalah terdapat 3 komponen utama yang mempunyai korelasi yang cukup besar terhadap pembentukan pengelompokan pencari kerja adalah nama program studi dengan nilai varians paling tinggi pertama yaitu 97,2%, diikuti oleh kombinasi faktor usia, pengalaman kerja, status pernikahan, jumlah anak dan status disabilitas dengan varians 1,51% serta faktor pengalaman kerja, tingkat pendidikan, sertifikat mendapatkan varians 1,04%.
Copyrights © 2025