Dalam era digital yang terus berkembang, pemanfaatan mesin anjungan sebagai inovasi dalam pelayanan publik telah menjadi suatu hal yang penting untuk mendukung efisiensi administrasi dan modernisasi layanan. Namun, meskipun mesin anjungan mampu mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kemudahan akses bagi pengguna, terdapat kendala yang signifikan seperti rendahnya literasi teknologi serta isu-isu terkait keamanan data yang mempengaruhi penerimaannya oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan mesin anjungan dan mengidentifikasi metode-metode analisis yang telah diterapkan dalam beberapa penelitian sebelumnya guna mengusulkan perbaikan sistem dan strategi peningkatan kepuasan pengguna. Melalui pendekatan studi literatur sistematis dengan metode PRISMA, data dikumpulkan melalui penyaringan beberapa ribu jurnal dari basis data terkemuka, yang kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi sehingga diperoleh 31 jurnal yang relevan untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mesin anjungan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan efisiensi layanan publik dan mengurangi waktu tunggu, meskipun masih terdapat tantangan pada aspek literasi pengguna dan keamanan data. Selain itu, analisis terhadap metode penelitian yang digunakan mengungkapkan bahwa mayoritas pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) sebagai alat evaluasi utama, yang memberikan gambaran mendalam mengenai persepsi dan pengalaman pengguna terhadap teknologi tersebut.
Copyrights © 2025