Perpustakaan Universitas Islam Indonesia (UII) telah mengalami transformasi signifikan melalui integrasi teknologi informasi dan pencapaian Akreditasi A Nasional sebagai landasan menuju internasionalisasi layanan. Penelitian ini mengkaji pengaruh penerapan inovasi seperti sistem peminjaman mandiri (SIPUS), Book Drop Box, Digital Library Assistant (DLA), dan buku tamu elektronik terhadap efisiensi operasional dan kualitas layanan. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis analisis dokumen sekunder—termasuk laporan tahunan Perpustakaan UII, data akreditasi Perpusnas, dan literatur relevan—ditemukan bahwa digitalisasi menciptakan peningkatan efisiensi hingga 35% dalam pemrosesan transaksi dan akurasi pelaporan kunjungan. Akreditasi A menunjukkan standar pelayanan yang tinggi dan menjadi pijakan strategis untuk ekspansi internasional. Meski telah menjalin kerja sama global dan menyediakan antarmuka multibahasa, Perpustakaan UII masih perlu memperkuat interoperabilitas sistem lintas negara dan metrik kuantitatif pengguna internasional. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara teknologi, akreditasi, dan strategi inovasi berkelanjutan merupakan kunci dalam memperluas jangkauan layanan menuju komunitas ilmiah global. Rekomendasi meliputi pengembangan roadmap digital branding internasional, peningkatan jaringan kolaborasi, serta pelibatan metrik dampak global dalam evaluasi kinerja perpustakaan.
Copyrights © 2025