Hipertensi merupakan salah satu faktor resiko yang paling berpengaruh terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah. Hipertensi dapat meningkatkan resiko terhadap kejadian stroke, serangan jantung, dan kerusakan ginjal.Aktifitas fisik seperti senam yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan senam lansia pada pasien hipertensi. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental (quasi experimental) dengan konsep kontrol one group pre test post test. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive Sampling dengan jumlah sampel 65 responden. Analisis data menggunakan paired sample t-test. penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum senam lansia adalah 157,69 mmHg sedangkan rata-rata tekanan darah sistolik sesudah senam lansia adalah 136,46 mmHg. rata-rata tekanan darah diastolik sebelum senam lansia adalah 100,15 mmHg sedangkan rata-rata tekanan darah diastolik sesudah senam lansia adalah 78,62 mmHg. Hasil uji statistik didapatkan ρ value 0,000, yang artinya ada pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah. Dengan mengetahui pengaruh senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi maka tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan dan menyarankan intervensi non farmakologis latihan napas dan senam lansia sebanyak 3 kali seminggu dalam meminimalkan risiko terjadinya komplikasi hipertensi.
Copyrights © 2020