Karya sastra merupakan cerminan sosial masyarakat. fenomena sosial menjadi pranata/niai sosial-budaya bagi pengarang untuk menciptaan dan menyampaikan karyanya. Salah satu jenis karya sastra yang sering mengimplementasikan fenomena dan nilai sosial—budaya masyarakat adalah cerpen. Sebuah karya prosa denan cerita sederhana dan dapat dibaca tanpa memerlukan waktu yang lama. Cerpen merepresentasikan nilai sosial—budaya yang ada dalam sebuah lembaga sosial masyarakat. salah satunya cerpen larya penulis Bali (Ida Bagus Wayan Widiasa Keniten). Penelitian mengenai nilai sosial—budaya pada cerpen dilakukan dengan desain deksriptf—kualitatif melalui proses membaca, menyimak dan mencatat. Dua cerpen yang dijadikan sampel diambil berdasarkan kesesuaian benang merah / tema cerita. hasil yang didapatkan adalah terdapat fenomena sosial—budaya yang jelas terlihat terutama di Bali yaitu sistem purusa dan pradana (peran dan posisi anak laki-laki—perempuan). Selain itu, representasi peran dan posisi purusa—pradana pun menjadi lebih kompleks dan memengaruhi unsur penceritaan lainnya.
Copyrights © 2025