Pemimpin ideal adalah mereka yang mampu mempengaruhi orang lain dan dipilih oleh Tuhan, sebagaimana dicontohkan dalam Alkitab. Pemimpin rohani sejati menyadari bahwa Yesus adalah pemimpin utama yang menjadi teladan dalam menghadapi tekanan dan kesulitan. Seorang pemimpin rohani dituntut untuk bersikap positif, sabar, mengasihi, mengendalikan emosi, dan menjalin persahabatan. Musa adalah contoh pemimpin besar dalam Perjanjian Lama, yang kepemimpinannya terbentuk melalui pengalaman hidup dan dipakai Tuhan untuk membebaskan Israel dari perbudakan. Tuhan memilih dan memperlengkapi Musa bukan hanya karena kemampuannya, tetapi juga karena ketekunan dan semangatnya. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif teologis dengan kajian literatur, bertujuan untuk menggali makna kepemimpinan Musa dalam konteks kekristenan masa kini. Meskipun Musa gagal masuk Tanah Perjanjian karena ketidakpercayaannya, kisahnya tetap relevan sebagai inspirasi bagi pemimpin rohani masa kini.
Copyrights © 2025