Latar Belakang: Pasien ginjal kronik memiliki masalah kelebihan volume cairan dengan adanya penurunan ekskresi natrium yang dapat menyebabkan retensi air, retensi natrium dan cairan ini yang mengakibatkan ginjal tidak mampu dalam mengkonsentrasikan atau mengencerkan urine secara normal pada penyakit ginjal kronik sehingga dapat menyebabkan edema. Tujuan: mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan pembatasan jumlah minum di ruangan Hemodialisis RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: menggunakan metode Cross Sectional, populasi adalah pasien penyakit ginjal kronik dengan pembatasan jumlah minum di ruangan Hemodialisis RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple random sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Analisis yang digunakan uji chi square Hasil: terdapat hubungan antara pengetahuan dengan pembatasan jumlah minum ρ value = 0,034 tetapi tidak terdapat hubungan antara sikap dengan pembatasan jumlah minum dengan ρ value = 0,418. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dengan pembatasan jumlah minum pasien yang menjalani hemodialisis akan tetapi tidak ada hubungan antara sikap dengan pembatasan jumlah minum pasien yang menjalani hemodialisis.
Copyrights © 2025