Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada wanita khusus nya pada ibu yang sedang hamil, karena kebutuhan zat besi selama masa kehamilan meningkat. Salah satu indikator keberhasilan program pencegahan dan penanggulangan anemia pada ibu hamil adalah kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet tambah darah selama masa kehamilannya. Kegiatan penyuluhan ini mengetahui peningkatan pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil dalam konsumsi tablet tambah darah sebelum dan sesudah penyuluhan di Desa Rulungsari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan metode survei berupa diskusi, wawancara dan observasi serta analisis statistik menggunakan uji paired T test. Hasil penyuluhan didapatkan peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang kepatuhan konsumsi tablet tambah darah sebagai upaya pencegahan anemia dilihat dari nilai rata-rata yang diperoleh sebelum dilakukannya penyuluhan adalah 49.6% dan setelah dilakukannya penyuluhan diperoleh rata-rata penilaian sebesar 88%, sehingga diperoleh peningkatan sebesar 38.4%. Data statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p < 0,05) menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan sebelum dilakukannya penyuluhan dan setelah dilakukan penyuluhan.
Copyrights © 2025