A dancer, regardless of gender, must do personal branding on social media. This research wants to know the strategies male dancers use in building personal branding and the impact of personal branding on male dancers' career opportunities. The method used in this research is descriptive qualitative. The data collection methods are interviews, observation, literature study, and documentation. The results show the strategies used by male dancers in this study when building personal branding, namely being consistent and committed to maintaining quality, collaborating with brands, and uploading content on accounts regularly. Personal branding built through social media can open career opportunities such as dancer content creators. Seorang penari atau dancer, terlepas dari gender, perlu melakukan personal branding di media sosial. Penelitian ini ingin mengetahui strategi yang digunakan dancer laki-laki dalam membangun personal branding dan mengetahui dampak personal branding terhadap peluang karir dancer laki-laki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif bersifat deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil menunjukkan strategi yang digunakan dancer laki-laki pada penelitian ini saat membangun personal branding yakni konsisten dan berkomitmen menjaga kualitas, berkomitmen terhadap brand yang bekerjasama, mengunggah konten pada akun secara berkala. Personal branding yang dibangun melalui media sosial bahkan mampu membuka peluang karir seperti dancer content creator.
Copyrights © 2025