Penelitian ini mengeksplorasi peran vlogger dalam mengangkat isu lingkungan dan pelestarian budaya agraris melalui media digital, khususnya vlog bertema pedesaan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi literatur, kajian ini menelaah bagaimana konten vlog berkontribusi terhadap pelestarian nilai-nilai lokal, pembentukan identitas agraris, serta peningkatan kesadaran ekologi, terutama di kalangan generasi muda. Hasil analisis menunjukkan bahwa vlog menjadi media efektif untuk membangun narasi visual yang otentik, menjembatani realitas pedesaan dengan audiens luas, serta menyampaikan pesan keberlanjutan. Meskipun menghadapi tantangan seperti algoritma media sosial yang kurang mengakomodasi konten edukatif dan keterbatasan teknologi, vlog tetap memiliki potensi besar sebagai alat pelestarian budaya berbasis digital dan transformasi sosial.
Copyrights © 2025