Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh relasi suku terhadap orientasi politik masyarakat di Kelurahan Simpang Selayang, Medan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan verifikasi data (Miles dan Huberman). Fokus penelitian meliputi pengaruh relasi suku terhadap isu politik dan orientasi politik. Hasil studi menunjukkan bahwa identitas suku signifikan dalam menentukan preferensi politik, berfungsi sebagai kerangka acuan perilaku politik, termasuk dalam pemilu dan partisipasi. Solidaritas suku memperkuat dukungan terhadap kandidat berafiliasi suku yang sama, menghasilkan pola pemilihan yang dipengaruhi etnis. Isu-isu politik lokal juga dipengaruhi konteks sosial dan budaya suku; program yang fokus pada ekonomi lokal dan pelestarian budaya suku cenderung mendapat dukungan besar. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman konteks suku untuk kebijakan politik yang efektif dan inklusif, memberikan wawasan dinamika politik masyarakat multietnis, serta menekankan kebijakan inklusif demi harmoni dan stabilitas di Kelurahan Simpang Selayang.
Copyrights © 2025