Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem penghargaan nonfinansial terhadap retensi dan kepuasan kerja guru dalam konteks pendidikan berbasis nilai di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini dilakukan di MTs Al Amiriyah, sebuah lembaga pendidikan yang berakar kuat pada budaya pesantren. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa penghargaan nonfinansial seperti pengakuan sosial, kesempatan untuk pengembangan profesional, fleksibilitas tempat kerja, dan nilai-nilai spiritual seperti barokah memainkan peran penting dalam meningkatkan motivasi intrinsik, loyalitas, dan kepuasan kerja guru. Guru yang merasa dihargai di luar kompensasi material menunjukkan komitmen yang lebih besar terhadap profesi dan lebih mungkin untuk tetap menjalankan peran mereka meskipun insentif keuangan terbatas. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan spiritual ke dalam formulasi kebijakan penghargaan, terutama di lembaga pendidikan berbasis agama. Pengakuan nonfinansial bukan hanya strategi manajerial tetapi bentuk penghargaan profesional yang memperkuat ikatan emosional antara guru dan lembaga mereka.
Copyrights © 2024