Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komposisi cetakan pasir silika dengan waterglass dan perlakuan gas CO2 terhadap kualitas cetakan serta tingkat cacat produk di PT. Kartika Alas Utama. Cetakan dibuat menggunakan campuran pasir silika sebanyak 150 kg dengan 15 kg waterglass (kekentalan 45%) dan dipadatkan menggunakan gas CO2 bertekanan 20–30 Psi selama 3 menit. Pengujian dilakukan melalui inspeksi visual dan pengukuran dimensi untuk mengidentifikasi cacat seperti gas porosity, rough surface, dan sand burn-on. Hasil menunjukkan bahwa rough surface merupakan jenis cacat paling dominan, diikuti oleh gas porosity dan sand burn-on. Peningkatan kualitas cetakan dapat dicapai dengan kontrol distribusi partikel pasir, ventilasi yang memadai, serta pengendalian suhu logam cair. Penelitian ini menyarankan optimalisasi parameter produksi untuk meningkatkan kualitas cetakan, mengurangi tingkat cacat dan memberikan solusi praktis bagi industri pengecoran logam.
Copyrights © 2025