Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aset tetap terhadap struktur neraca PT Bank Mandiri (Persero) Tbk serta implikasinya terhadap transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan studi kasus, data yang dianalisis berasal dari laporan keuangan tahunan Bank Mandiri periode 2023 – 2024 serta literatur terkait standar akuntansi, yaitu PSAK 16 dan PSAK 48. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi aset tetap ke total aset cenderung menurun, tetapi nilai absolut terus meningkat.Penurunan proporsi ini mencerminkan pergeseran strategi bank yang lebih menitikberatkan pada pengembangan aset produktif seperti kredit. PT Bank Mandiri telah menerapkan PSAK 16 dan PSAK 48 untuk pengelolaan aset tetap, termasuk depresiasi dan pengakuan penurunan nilai aset. Meskipun demikian, peningkatan pengungkapan rinci terkait aset tetap masih diperlukan untuk mendukung transparansi. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan aset tetap yang efektif dalam menjaga kesehatan struktur neraca dan mendukung keberlanjutan kinerja keuangan bank.
Copyrights © 2025