Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan, persepsi kebermanfaatan, dan kepercayaan terhadap keputusan penggunaan teknologi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di KYU Coffee and Eatery, Kota Ambon. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan 119 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengidentifikasi pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan, persepsi kebermanfaatan, dan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS. Ketiga variabel tersebut terbukti menjadi faktor kunci yang mendorong pelanggan untuk memilih QRIS sebagai metode pembayaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi persepsi pelanggan terhadap kemudahan, manfaat, dan keamanan teknologi QRIS, semakin besar kemungkinan mereka untuk mengadopsi dan menggunakan teknologi tersebut. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pihak KYU Coffee and Eatery meningkatkan edukasi kepada pelanggan mengenai manfaat dan kemudahan penggunaan QRIS, serta memperkuat aspek keamanan dan keandalan sistem pembayaran untuk mendorong adopsi yang lebih luas. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis terhadap pengembangan adopsi teknologi pembayaran digital di sektor UMKM
Copyrights © 2025