Luka adalah suatu kondisi terputusnya kontinuitas jaringan tubuh baik oleh karena trauma tumpul maupun trauma tajam, yang menyebabkan kerusakan jaringan. Proses penyembuhan luka melalui tiga fase; fase inflamasi, fase proliferasi dan fase remodeling dengan waktu penyembuhan luka dapat diprediksi, namun kondisi yang panjang tidak sesuai prediksi menjadikan masa perawatan luka Panjang dan menjadi luka kronik. Beberapa faktor dapat membantu dalam mempercepat proses penyembuhan luka seperti penggunaan ekstrak akar ganja (Cannabis roots extract). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak akar ganja (cannabis) terhadap proses penyembuhan luka. Metode penelitian ini adala adalah studi ini menggunakan pendekatan studi literatur. Pencarian artikel menggunakan 2 database yaitu Google Scholar dan Pubmed dengan kata kunci akar ganja, proses penyembuhan luka. Kriteria artikel yang ditetapkan yaitu original artikel dan dipublikasikan dari tahun 2018 – 2025. Hasil penelitian ini adalah dari 8 artikel yang telah dilakukan review, menunjukkan hasil bahwa semua artikel menjelaskan ekstrak cannabis mampu mempercepat proses penyembuhan luka karena kandungan antibakteri, anti inflamasi, anti kanker selain kandungan tersebut juga mampu merangsang granulasi jaringan, menjaga keseimbangan hidrasi kulit, serta re-epitelisasi jaringan baru. Kesimpulannya adalah hasil review dari 8 artikel menyatakan bahwa ekstrak cannabis mampu mempercepat proses penyembuhan luka baik dari bunga, daun maupun akar, namun dari ketiga unsur tersebut, ekstrak akar cannabis memiliki kandungan antibakteri, anti inflamasi, serta menghasilkan canabisin lebuh tinggi
Copyrights © 2025