Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025

UPAYA PENURUNAN STUNTING MELALUI GERAKAN DAPUR SEHAT BERBASIS PANGAN LOKAL, PEMERIKSAAN ANTROPOMETRI ANAK USIA 0-59 BULAN DI DESA SITOMPUL KECAMATAN SIATAS BARITA TAHUN 2024

Simbolon, Ganda Agustina Hartati (Unknown)
Pakpahan, Sulastry (Unknown)
Simbolon, Juana Linda (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Jun 2025

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat Kementerian Kesehatan Poltekkes Medan Prodi D-III Kebidanan Tapanuli Utara dilakukan dalam bentuk edukasi dan pelatihan pengolahan bahan pangan untuk pencegahan stunting disertai dengan pemberian makanan pendamping ASI dan makanan tambahan bagi bayi usia 6-59 bulan. Sasaran kegiatan pengabdian adalah Ibu hamil, Ibu yang memiliki bayi usia 0-59 bulan, serta Kader Posyandu di Desa Sitompul berjumlah 30 orang. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting dengan memanfaatkan bahan pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Stunting adalah gangguan pertumbuhan pada balita yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi yang berkelanjutan, sehingga tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya berdasarkan indeks tinggi badan dibanding umur dengan z-score yang memiliki batas (z-score) yang kurang dari standar deviasi -2. Stunting dapat mengakibatkan gangguan perkembangan fisik yang tidak dapat diperbaiki pada anak, yang mengakibatkan penurunan kemampuan kognitif dan motorik anak serta peningkatan kerentanan untuk menderita penyakit infeksi. Pengukuran antropometri tubuh dilakukan untuk menentukan stunting pada anak. Anak di atas dua tahun diukur tingginya menurut umur. Antropometri digunakan untuk mengukur pertumbuhan tinggi badan dan berat badan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada Keluarga Beresiko Stunting tentang makanan yang sehat dan seimbang, dengan memberdayaan potensi lokal yang ada, diperoleh dengan mudah dengan harga yang lebih murah namun memenuhi kriteria makananan yang sehat dan bergizi seimbang. Kegiatan ini disebut dengan gerakan dapur sehat, dilaksanakan setiap minggu selama 3 bulan sehingga peserta dapat mengolah dan menyajikan makanan sehat yang diberikan kepada bayi seperti bubur yang berasal dari labu dan ubi , kue bolu dengan tepung yang berasal dari daun kelor, abon dari kacang kedele, nugget dari ikan lele., Kegiatan ini diantaranya dihadiri oleh Keluarga Beresiko stunting yang memiliki anak usia 0-59 bulan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

cdj

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Health Professions Public Health

Description

ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, ...