Desa Bengkalan di Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, dengan pekerjaan sampingan menenun benang menjadi kain tapih yang membutuhkan waktu produksi cukup lama dan hasil yang terbatas. Keterbatasan ini berdampak pada rendahnya kontribusi ekonomi dari kegiatan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga dengan tujuan memberikan sosialisasi dan praktik pembuatan batik jumputan teknik shibori sebagai bentuk pengembangan kreativitas dan strategi pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan, demonstrasi langsung, dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki peningkatan pemahaman mengenai proses produksi batik jumputan teknik shibori, penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran, serta pengetahuan dasar mengenai perencanaan dan pengelolaan keuangan usaha. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa transfer pengetahuan dan keterampilan melalui pendekatan kolaboratif mampu meningkatkan kreativitas dan kompetensi kewirausahaan masyarakat, khususnya Kelompok PKK Desa Bengkalan, dalam menciptakan nilai tambah produk lokal dan memperluas jangkauan pemasaran secara berkelanjutan
Copyrights © 2025