Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh noise dalam proses komunikasi terhadap tingkat pemahaman pesan remaja di Kampung Sambi Growong. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 60 remaja berusia 13–18 tahun. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa noise memiliki pengaruh signifikan terhadap pemahaman pesan (nilai p = 0.000 < 0.05) dengan koefisien determinasi R² sebesar 0.56. Ini mengindikasikan bahwa 56% variasi dalam pemahaman pesan disebabkan oleh keberadaan noise dalam komunikasi.
Copyrights © 2025