Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana teori komunikasi massa diimplementasikan dan dipahami oleh mahasiswa di era digital. Melalui pendekatan kualitatif, studi ini mengeksplorasi persepsi, pemahaman, dan praktik komunikasi mahasiswa dalam konteks perkembangan media digital yang pesat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap mahasiswa dari berbagai latar belakang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya menjadi konsumen pasif media massa, tetapi juga aktif membangun makna, membentuk opini, dan memproduksi pesan melalui media digital. Teori-teori komunikasi massa seperti Teori Kultivasi, Spiral of Silence, dan Cultural Imperialism masih relevan, namun mengalami transformasi dalam praktiknya karena adanya interaktivitas, partisipasi, dan personalisasi pesan di media digital. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman baru mengenai dinamika komunikasi massa di kalangan mahasiswa serta implikasinya bagi pengembangan literasi media di era digital.
Copyrights © 2025