Penelitian ini membahas peran penting keluarga dalam membangun literasi di era pembelajaran modern. Pembelajaran di abad ke-21 memerlukan kemampuan berpikir analitis, inovasi, komunikasi efektif, dan kerja sama, dengan teknologi sebagai alat utama. Namun, ketergantungan yang berlebihan pada teknologi tanpa bimbingan yang tepat bisa menghambat perkembangan mental anak. Oleh karena itu, keluarga sebagai lingkungan awal anak memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan budaya literasi sejak usia dini. Kedekatan anak dan orang tua menjadi peran penting dalam menangkal dampak negatif dari perkemabangan teknologi Penelitian ini menerapkan metode studi literatur dengan mengevaluasi berbagai referensi akademik yang relevan dengan topik ini. Temuan studi menunjukkan bahwa pola asuh yang baik, hubungan emosional antara orang tua dan anak, serta kebiasaan membaca dan menulis di rumah memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan literasi anak. Selain itu, tantangan seperti kurangnya kepedulian terhadap literasi dan tingginya pemakaian perangkat digital dapat diatasi dengan pendekatan keluarga yang aktif, kreatif, dan edukatif. Dengan demikian, kolaborasi antara pendidikan modern dan pengasuhan yang tepat dalam keluarga menjadi kunci untuk menciptakan generasi cerdas, kompetitif, dan berkarakter kuat.
Copyrights © 2025