Transformasi digital abad ke-21 telah memengaruhi cara generasi muda berinteraksi dan memaknai isu-isu sosial, termasuk LGBT. Media sosial kini berperan sebagai ruang diskusi yang membentuk kesadaran bersama dan cara pandang baru terhadap keberagaman seksual. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengkaji dampak media sosial terhadap konstruksi pemikiran generasi muda tentang LGBT serta implikasinya terhadap moralitas sosial di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi LGBT di media sosial mendorong pergeseran nilai moral dari yang sebelumnya konservatif menjadi lebih terbuka, namun juga menimbulkan ketegangan antara kebebasan berekspresi dan norma sosial-kultural yang masih kuat. Ketegangan ini menciptakan polarisasi, konflik identitas, dan perdebatan publik, sehingga dibutuhkan peran keluarga, pendidikan, dan kebijakan publik dalam memberikan literasi digital dan pendidikan karakter. Kolaborasi lintas sektor menjadi penting untuk menjaga keseimbangan antara keterbukaan informasi dan pelestarian nilai-nilai moral bangsa di tengah gempuran era digital.
Copyrights © 2025