Clamp meter termasuk alat pengukur arus listrik yang krusial dalam aktivitas pengawasan energi oleh PT PLN karena keterampilannya untuk mengukur arus tanpa menghentikan rangkaian. Akan tetapi, ketepatan pengukuran alat ini sangat tergantung pada proses kalibrasi yang diterapkan secara berkala dan selaras dengan prosedur. Studi ini dilaksanakan oleh mahasiswa fisika instrumentasi mengacu pada pengalaman magang di PLN, dengan maksud untuk mengidentifikasi tantangan utama pada kalibrasi clamp meter serta menilai pengaruhnya pada akurasi pengukuran. Metode yang diterapkan yaitu kualitatif deskriptif dengan cara pengambilan data dengan cara wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengindikasikan adanya hambatan seperti terbatasnya alat kalibrasi, kurangnya konsistensi dalam pengoperasian kalibrasi rutin, serta rendahnya persepsi teknis dari operator mengenai signifikansi kalibrasi. Hasil ini menegaskan kebutuhan akan pelatihan teknis yang lebih mendalam untuk teknisi lapangan serta pentingnya kerja sama antara lembaga pendidikan dan dunia industri guna memastikan keandalan alat ukur dan meningkatkan kualitas pengukuran di lapangan.
Copyrights © 2025