Perubahan iklim global telah menyebabkan peningkatan curah hujan ekstrem yang berdampak langsung terhadap tingginya risiko banjir di kawasan perkotaan. Sistem drainase yang tidak memadai, ditambah dengan pertumbuhan kota yang pesat dan tingginya proporsi lahan kedap air, memperburuk kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengidentifikasi strategi optimasi desain saluran drainase perkotaan yang adaptif terhadap perubahan iklim melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan meliputi penelusuran sistematis terhadap berbagai publikasi ilmiah yang relevan, di antaranya mengenai teknologi drainase hijau, pendekatan Sponge City, kolam retensi, pemodelan hidrologi, dan integrasi sistem informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solusi drainase yang efektif tidak hanya mengandalkan kapasitas fisik saluran, tetapi juga perlu memanfaatkan pendekatan ekologis seperti green infrastructure dan sistem digital pemantauan banjir. Selain itu, pentingnya tata kelola lintas sektor, keterlibatan masyarakat, serta pemanfaatan data klimatologis dalam perencanaan drainase menjadi faktor penentu keberhasilan. Penelitian ini menyoroti kebutuhan mendesak akan transformasi sistem drainase menjadi lebih berkelanjutan, fleksibel, dan terintegrasi sebagai respons terhadap ancaman banjir yang semakin kompleks. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan infrastruktur perkotaan yang lebih tangguh terhadap perubahan iklim.
Copyrights © 2025