Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efisiensi waktu pelayanan setelah implementasi sistem antrian online di Klinik Nurul Bulukumba. Sistem antrian manual yang digunakan sebelumnya masih menunjukkan efektivitas tertentu, namun memiliki keterbatasan dalam pengelolaan waktu tunggu pasien yang berdampak pada ketidaknyamanan dan ketidakefisienan pelayanan. Penerapan sistem antrian online diharapkan dapat mempercepat proses layanan, mengurangi waktu tunggu, dan meningkatkan kepuasan pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada dua kelompok responden, yaitu 20 pasien dan 3 petugas pelayanan klinik, yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Masing-masing responden diminta memberikan penilaian terhadap dua jenis sistem (manual dan online), sehingga disebarkan empat jenis kuesioner. Pengukuran dilakukan menggunakan instrumen skala Likert 5 poin, dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif untuk mengidentifikasi kategori efisiensi waktu pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor sistem antrian online lebih tinggi dibandingkan sistem manual pada semua indikator, baik dari sisi pasien maupun petugas. Sistem antrian online dikategorikan sebagai “Sangat Efisien”, sedangkan sistem manual hanya berada pada kategori “Cukup Efisien”. Temuan ini memberikan rekomendasi kuat bahwa implementasi sistem antrian online berkontribusi nyata terhadap peningkatan efisiensi dan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat lokal seperti Klinik Nurul Bulukumba.
Copyrights © 2025