Penjualan merchandise merupakan salah satu sumber pendapatan penting bagi klub sepak bola, termasuk Gresik United. Artikel ini menganalisis strategi pengembangan merchandise Gresik United melalui pendekatan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk meningkatkan nilai merek dan pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan menggunakan analisis SWOT, artikel ini mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal klub serta peluang dan ancaman eksternal yang memengaruhi penjualan merchandise. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan kualitas produk, inovasi desain, optimasi pemasaran digital, serta diversifikasi produk dapat memperkuat posisi Gresik United di pasar merchandise. Pendekatan pemasaran yang lebih terarah melalui kerja sama dengan influencer dan pengembangan saluran distribusi digital, seperti platform e-commerce, dapat memperluas jangkauan pasar secara efektif dan berkelanjutan. Selain itu, dengan menjalin kerjasama dengan pemasok lokal, Gresik United dapat meningkatkan kontribusinya terhadap ekonomi lokal. Prediksi dampak implementasi strategi ini menunjukkan adanya potensi peningkatan pendapatan hingga 30% dalam dua tahun, yang dapat mencapai tambahan pendapatan sekitar Rp150.000.000 per tahun. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi klub sepak bola lainnya dalam memanfaatkan merchandise sebagai alat pengembangan merek dan pemberdayaan ekonomi lokal, serta sebagai kontribusi positif terhadap penguatan ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Copyrights © 2025