Produktivitas pekerja adalah salah satu hal penting dalam sebuah pekerjaan konstruksi. Dengan produktivitas yang optimal dapat memberikan keuntungan dan percepatan waktu pekerjaan dalam sebuah pekerjaan konstruksi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya produktivitas tenaga kerja dalam proyek konstruksi, khususnya pada pekerjaan beton bertulang, di mana faktor tundaan dapat memengaruhi efisiensi dan keberhasilan proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas pekerja pada pekerjaan trotoar Bendungan Semantok Nganjuk menggunakan MPDM (method productivity delay model) serta mengetahui perbandingan produktivitas tukang dilapangan dengan produktivitas menurut Permen PUPR No. 1 Tahun 2022. Data didapatkan dari pengamatan langsung dilapangan menggunakan stopwatch kemudian diolah menggunakan MPDM. Hasil dari perhitungan didapatkan bahwa produktivitas lapangan lebih besar dari produktivitas permen PUPR dengan pekerjaan pembesian, bekisting & pengecoran adalah 1,320;17,267 dan 3,441 kali lebih besar. Selain itu pekerja lapangan lebih optimal dibandingkan permen PUPR dilihat dari perbandingan koefisien pekerjanya. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya pengawasan manajemen yang ketat untuk mengurangi tundaan non-produktif, sehingga efisiensi proyek dapat ditingkatkan.
Copyrights © 2025