Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh intellectual capital terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan publik milik pemerintah di kawasan ASEAN selama periode 2019–2023. Data yang digunakan adalah data sekunder yang dianalisis dengan regresi panel menggunakan perangkat lunak Stata. Sampel penelitian diambil menggunakan metode purposive sampling, yang memilih perusahaan perbankan publik milik pemerintah dengan data lengkap antara tahun 2019 hingga 2023. Sampel ini memastikan representasi yang akurat dan valid untuk penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi dalam pengelolaan Human Capital, Structural Capital, dan Relational Capital memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Pengelolaan Human Capital yang baik, melalui peningkatan keterampilan dan pengetahuan karyawan, dapat meningkatkan produktivitas dan inovasi, yang berdampak pada peningkatan profitabilitas. Efisiensi Structural Capital, yang mencakup pengelolaan struktur organisasi dan teknologi, memperkuat efisiensi operasional serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar. Sementara itu, efisiensi Relational Capital, melalui pengelolaan hubungan yang baik dengan pemangku kepentingan, berkontribusi pada penguatan daya saing dan pengurangan risiko. Secara keseluruhan, pengelolaan Intellectual Capital yang optimal memungkinkan bank untuk menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan, yang akhirnya meningkatkan kinerja keuangan dalam jangka panjang. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan modal intelektual yang efektif dalam meningkatkan daya saing dan profitabilitas bank-bank publik milik pemerintah di kawasan ASEAN.
Copyrights © 2025