Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat belajar siswa yang terlihat pada mata pelajaran IPA Kelas V SDN 5 Padangtangalau Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkep. Beranjak dari masalah tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah gambaran penggunaan media audio visual pada mata pelajar IPA? (2) Bagaimanakah hasil belajar IPA siswa sebelum dan setelah penggunaan media audio visual? dan (3) Bagaimanakah pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar IPA?. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi experimental design dalam bentuk Non Equivalent Control Group Design . Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 30 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sampling Jenuh dengan jumlah sampel 15 siswa kelas kontrol dan 15 siswa kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan melakukan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses pembelajaran IPA yang berlangsung selama 4 kali pertemuan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah pada kelas eksperimen berlangsung secara efektif dan siswa lebih aktif, (2) Terlihat adanya perbedaan rata-rata hasil belajar sebelum (posttest) dan hasil belajar siswa setelah diberi perlakuan (posttest) dalam penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar IPA, (3) Pengujian hipotesis menunjukkan pengaruh penggunaan media audio visual yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA.
Copyrights © 2025