Industri manufaktur di Indonesia menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan efisiensi operasional untuk tetap kompetitif di pasar global. Salah satu solusi yang semakin relevan adalah penerapan transformasi digital, yang melibatkan adopsi teknologi canggih seperti Internet of Things (IoT), big data, kecerdasan buatan (AI), dan otomatisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai peran transformasi digital dalam meningkatkan efisiensi operasional di sektor manufaktur Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif melalui survei kepada perusahaan manufaktur yang telah mengadopsi teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital secara signifikan meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya operasional, dan memperbaiki pengelolaan rantai pasokan. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi oleh perusahaan adalah kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia. Oleh karena itu, perusahaan manufaktur disarankan untuk mulai dengan implementasi teknologi yang lebih sederhana dan berkelanjutan, serta memberikan pelatihan intensif kepada tenaga kerja. Penelitian ini juga memberikan saran untuk penelitian lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang transformasi digital di industri manufaktur, serta mengeksplorasi penerapan teknologi di sektor industri lain.
Copyrights © 2025