Abstract In today’s increasingly diverse work environments, the coexistence of multiple generations presents both opportunities and challenges. This study explores the relationship between generational diversity and interpersonal conflict within organizational settings. Drawing on social identity theory and intergroup dynamics, the research examines how differences in values, communication styles, and work expectations among generational cohorts contribute to interpersonal tensions. A quantitative approach was employed, utilizing survey data from employees across various sectors. The findings reveal a statistically significant correlation between generational diversity and the frequency of interpersonal conflicts, particularly in teams lacking intergenerational cohesion strategies. However, the presence of inclusive leadership and structured communication practices mitigates the adverse effects. These results underscore the importance of generational awareness in human resource policies and leadership development. The study contributes to the ongoing discourse on workforce diversity by highlighting the nuanced impact of age-related differences on workplace harmony. AbstrakDalam lingkungan kerja yang semakin beragam dewasa ini, keberadaan berbagai generasi secara bersamaan menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Studi ini mengeksplorasi hubungan antara keragaman generasi dan konflik antarpribadi dalam konteks organisasi. Dengan merujuk pada teori identitas sosial dan dinamika antar kelompok, penelitian ini menelaah bagaimana perbedaan nilai, gaya komunikasi, dan harapan kerja antar kelompok generasi berkontribusi terhadap ketegangan interpersonal. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan memanfaatkan data survei dari karyawan di berbagai sektor. Temuan menunjukkan adanya korelasi yang signifikan secara statistik antara keragaman generasi dan frekuensi konflik antarpribadi, terutama pada tim yang tidak memiliki strategi kohesi antargenerasi. Namun, kepemimpinan yang inklusif dan praktik komunikasi yang terstruktur terbukti dapat mengurangi dampak negatif tersebut. Hasil ini menekankan pentingnya kesadaran terhadap perbedaan generasi dalam kebijakan sumber daya manusia dan pengembangan kepemimpinan. Studi ini memberikan kontribusi pada diskursus tentang keragaman tenaga kerja dengan menyoroti dampak perbedaan usia terhadap keharmonisan di tempat kerja.
Copyrights © 2025