Penelitian ini menganalisis dan memitigasi risiko produksi tuts piano di perusahaan manufaktur menggunakan metode House of Risk (HOR) dan Interpretative Structural Modeling (ISM). Tujuannya adalah mengidentifikasi risiko yang dapat mengganggu proses produksi, seperti masalah rantai pasokan dan fluktuasi permintaan. Hasil HOR Fase 1 menunjukkan bahwa risiko dominan adalah "Produk tidak sesuai spesifikasi pesanan" (A1), "Takaran lem tidak sesuai" (A6), dan "Mesin sering breakdown" (A17), dengan A6 berada dalam zona risiko kritis. HOR Fase 2 mengembangkan strategi mitigasi, seperti menyusun standar spesifikasi produk (PA1) dan menambah checkpoint inspeksi (PA8), yang diprioritaskan berdasarkan efektivitas. ISM digunakan untuk memetakan hubungan antar faktor risiko dan strategi mitigasi, dengan analisis MICMAC menunjukkan bahwa semua strategi berada dalam kuadran autonomous. Rekomendasi perbaikan mencakup pengeleman yang lebih baik, pergantian pisau mesin terjadwal, pengendalian kualitas material, dan penjadwalan produksi yang efisien, untuk meningkatkan kualitas produk dan efisiensi operasional.
Copyrights © 2025