Kualitas udara menggambarkan keadaan udara di sekitar kita, terutama sejauh mana udara itu bersih dari polutan. Dampak dari kualitas udara yang buruk dapat berakibat terhadap kesehatan masyarakat seperti masalah restrisksi paru. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana gambaran kualitas udara Hidrokarbon Non Metana (NMHC) terhadap kejadian resktriksi paru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif denga pendekatan deskriptf. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekuder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Hidrokarbon Non Metana tidak memenuhi standar baku pada 3 area pengukuran yaitu Jalur hauling, Stock ROM, Office, dan Pit Disposal. Hanya area office yang menenuhi standa r baku. Selain itu, ditemukan kejadian restriktif pada tahun 2021 (19 kasus), tahun 2022 (15 kasus) dan tahun 2023 (7 kasus). Kesimpulan: Kondisi NMHC tidak memenuhi satndar baku pada sebagian besar tempat yang diukur dan ditemukan adanya kejadian restriksi paru dalam 3 tahun.
Copyrights © 2024