Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi salat dalam poster film Makmum mengalami pergeseran makna menjadi ritual yang bernuansa mistik dan horor. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Peirce. Data dikumpulkan melalui observasi visual terhadap elemen-elemen desain poster, kemudian dianalisis berdasarkan tiga kategori denotatum dalam kerangka sign semiotika Peircean; ikon, indeks, dan simbol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan elemen visual seperti ruang kosong, pencahayaan gelap, serta entitas misterius di belakang perempuan yang sedang salat membentuk interpretasi baru yang menyimpang dari makna spiritual salat itu sendiri. Konklusi dari penelitian ini menegaskan bahwa konstruksi tanda dalam poster Makmum telah membentuk makna alternatif yang sarat atmosfer horor, sehingga mengaburkan pemaknaan ibadah sebagai aktivitas yang damai dan menenangkan. Penelitian ini juga berkontribusi dalam mengkaji relasi antara visual populer dan representasi nilai-nilai keagamaan dalam konteks budaya visual kontemporer.
Copyrights © 2025