Transportasi menjadi salah satu aspek penting bagi masyarakat. Transportasi darat merupakan alternatif utama yang dipilih masyarakat untuk menunjang aktivitas seperti keperluan pribadi, pekerjaan, maupun pendidikan. Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2013 hingga sekarang memiliki program bus sekolah gratis, akan tetapi beberapa masalah seperti kurangnya keamanan dan kenyamanan bus pada rute Gunung Sugih – Punggur membuat siswa lebih memilih menggunaan kendaraan sepeda motor yang beresiko tinggi untuk berangkat ke sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas layanan angkutan sekolah dan menghitung jumlah kebutuhan armada serta menghitung biaya operasional kendaraan. Sebanyak 2326 siswa dari 7 (tujuh) sekolah pada rute Gunung Sugih – Punggur dengan perhitungan rumus Slovin, maka didapat 342 siswa yang akan dijadikan sampel pada penelitian ini. Dengan metode kuantitatif dengan cara metode survey maka hasil analisis yang didapat adalah sebanyak 28 persen siswa tidak puas dengan kualitas pelayanan bus sekolah. Guna memenuhi kebutuhan transportasi siswa secara optimal maka diperlukan sebanyak 3 (tiga) unit tambahan armada bus sekolah. Berdasarkan perhitungan biaya operasional kendaraan yang dibutuhkan oleh bus sekolah sesuai standar untuk rute Gunung Sugih – Punggur sebesar Rp13.134 per km.
Copyrights © 2025