Industri manufaktur di Indonesia, khususnya sektor otomotif, terus berkembang dan menuntut peningkatan efisiensi serta keamanan operasional. PT Karya Putra Sangkuriang (PT. KPS) menghadapi tantangan karena sistem pengoperasian mesin masih dilakukan secara manual tanpa autentikasi pegawai. Hal ini berpotensi menimbulkan penyalahgunaan, kesalahan pencatatan, dan kesulitan evaluasi.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) ini bertujuan menerapkan sistem autentikasi berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sidik jari untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi mesin produksi di PT. KPS. Sistem ini menggunakan sensor biometrik yang terhubung ke perangkat IoT dan middleware server untuk mencocokkan data sidik jari dengan data pegawai yang sudah terdaftar di sistem perusahaan. Jika cocok, mesin dapat diaktifkan; jika tidak, akses ditolak.Dengan sistem ini, hanya pegawai berwenang yang dapat mengoperasikan mesin, dan semua aktivitas tercatat otomatis, termasuk identitas pengguna, waktu, dan durasi pemakaian. Hal ini meningkatkan keamanan, efisiensi kerja, serta memudahkan evaluasi terhadap kepatuhan SOP dan performa produksi. Program ini memberikan dampak positif bagi PT. KPS dalam hal keamanan operasional, akurasi pencatatan, dan pengelolaan sumber daya manusia. Implementasi ini juga mempersiapkan langkah menuju digitalisasi industri dan penerapan sistem pemantauan seperti SCADA.
Copyrights © 2025