Upaya pengoptimalan infrastruktur dilakukan dalam rangka pemenuhan kebutuhan prasarana dasar bagi masyarakat seperti proyek rekontruksi Jalan Karangmojo – Jatimlerek dengan durasi 60 hari. Keterlambatan pelaksanaan proyek merupakan permasalahan yang harus diantisipasi dengan melakukan penjadwalan ulang dan percepatan. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh waktu dan biaya yang efektif dan efisien. Metode yang digunakan yaitu Critical Path Method (CPM) dan Crashing Progam Method, untuk memenentukan aktivitas pada lintasan kritis untuk dilakukan percepatan dengan mencoba untuk mendapatkan beberapa alternatif, alternatif 1 penambahan waktu 1 jam, alternatif 2 penambahan waktu 2 jam dan alternatif 3 penambahan waktu 3 jam. Hasil penelitian ini didapatkan dengan membandingkan waktu paling cepat dengan waktu normal. Alternatif 3 penambahan waktu 3 jam dengan total durasi 42 hari dan total biaya sebesar Rp. 585.733.700,- dengan selisih waktu percepatan 18 hari dari waktu normal dan selisih penambahan biaya sebesar 1,63% dari biaya normal.
Copyrights © 2024