Pada manajemen waktu konstruksi memerlukan perencanaan jadwal karena mempunyai keterkaitan dengan keberhasilan dalam penyelesaian proyek konstruksi. Perencanaan jadwal disusun agar setiap kegiatan dalam pekerjaan konstruksi dapat selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan. Penelitian ini memakai metode precedence diagram method (PDM) agar mendapatkan jaringan kerja yang efektif dan mengetahui lintasan kritis sehingga mendapatkan penjadwalan dengan ghantt chart. Hasil dari penelitian ini diketahui lintasan kritis terjadi pada pekerjaan urug pasir bawah paving dan timbunan biasa dari sumber galian. Dengan menganalisa waktu cadangan diketahui bahwa dapat mempersingkat waktu pada lintasan kritis. Diperoleh durasi 6 hari lebih cepat dari durasi rencana (57 hari kalender), menjadi durasi total proyek 51 hari kalender
Copyrights © 2024