Artikel ini bertujuan sebagai introspeksi bahwasanya dalam menyikapi isu politisasi agama jika ditinjau dari segi filsafat yaitu dimana pada sintesa ini merupakan konsepsi dimana mengumpulkan semua pengetahuan yang diperoleh untuk menyusun suatu pandangan. Masalah difokuskan pada isu politisasi agama yang marak terjadi pada akhir-akhir ini dimana kontestasi calon penguasa di berbagai daerah di belahan Indonesia menggunakan agama dalam berpolitik yang bertujuan untuk mendominasi kekuasaan dengan membawa nilai agama sehingga memunculkan nilai holistik di kalangan masyarakat dan meraup suara sebanyak-banyaknya dalam pemilihan umum. Politisasi agama merupakan gerakan neo-khawarij jika memasukkan unsur teologi dalam doktrinnya. Guna mendekati masalah ini digunakan acuan teori berupa beberapa buku berupa buku hadits shahih, filsafat, dan politik serta artikel jurnal terkait yang berupa politisasi agama dan kaitannya dengan sumber daya alam dan dianalisis secara kualitatif. Kajian pada artikel ini menyimpulkan bahwa dengan adanya isu politisasi agama dikhawatirkan menjadi sebuah pengalihan isu di media massa oleh pihak kapitalis agar dapat menutupi eksploitasi sumber daya alam yang mereka lakukan.
Copyrights © 2020