Era globalisasi telah membawa manusia pada kemajuan peradaban. Era ini ditandai dengan penemuan baru dan kemajuan di berbagai bidang. Berbagai bentuk perubahan sosial yang menyertai era globalisasi tersebut pada gilirannya mempengarui cara pandang manusia terhadap kehidupan. Pada era globalisasi nilai moral dan cara hidup berganti begitu cepat cepat menjadi tatanan baru. Tatanan itu semakin menjauhkan manusia dari kepastian moral dan nilai luhur yang telah dipegang teguh. Salah satu persoalan krusial sebagai dampak proses globalisasi yang terkait dengan kehidupan keagamaan adalah makin menipisnya ruang religiusitas dalam kontek kehidupan manusia. Aktivitas dakwah di tengah masyarakat global menuntut pelaku dakwah (da’i, ustadz, kyai, buya) memperhatikan etika komunikasi dakwah agar pesan dakwah yang disampaikan dapat diterima, dipahami dan selanjutnya diaplikasikan dalam kehidupan. Etika komunikasi dakwah harus mempertimbangkan karakteristik mad’u atau jama’ah yang berkaitan dengan budaya, bahasa, adat-istiadat, sistem simbol dan juga harus mengetahui hal-hal yang dibolehkan dan dilarang, mengetahui perkataan dan perbuatan yang terpuji dan tercela dimana dakwah disampaikan.
Copyrights © 2019