Logos
Vol. 21 No. 2 (2024): Juli 2024

KETAATAN YUSUF DALAM MENANGGAPI PERINTAH TUHAN: Uraian Eksegetis dan Refleksi Teologis Mat 1:18-25

Stanislaus, Surip (Unknown)
Xaverius, Doni (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2024

Abstract

Konsili Vatikan II menyatakan, “Kepada Allah yang menyampaikan wahyu manusia wajib menyatakan ketaatan iman.” Yusuf adalah teladan bagi kita dalam ketaatan iman secara total kepada Allah. Ketaatan iman itu diawali dengan mendengarkan sabda dan perintah Tuhan, mempercayai dan mematuhinya dengan segenap hati. Yusuf pun seorang yang taat pada hukum Taurat. Ia mengalami dilema ketika Maria, tunangannya, mengandung, karena menurut Ul 22:23-27 hukumannya dirajam dengan dilempari batu hingga mati. Maka, ia mau menceraikan Maria secara diam-diam. Alhasil, malaikat Tuhan mengunjunginya dalam mimpi dan meyakinkannya untuk mengambil Maria menjadi istrinya, karena ia mengandung dari Roh Kudus. Ia taat pada perintah Tuhan dan memberi nama Anak yang dikandung Maria, sehingga ia menjadi ayah yang sah dari Yesus sesuai tradisi bangsa Yahudi. Ketaatan Yusuf ini berdasar pada ketulusan hatinya dan kesiapsediaannya bekerja di balik layar. Dengan demikian ia pantas dan layak dijadikan teladan bagi umat beriman dalam tekun mendengarkan dan melaksanakan sabda Allah, ketaatan dalam pengabdian dan kebijaksanaan, bekerja setulus hati dan membagun masa depan penuh harapan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

LOGOS

Publisher

Subject

Health Professions Social Sciences

Description

Jurnal Logos memuat artikel hasil penelitian tentang ilmu Filsafat dan Teologi yang dikaji secara empiris dan sesuai kaidah ilmiah sebagai refleksi kritis yang sistematis atas iman khususnya iman Katolik dengan fokus kajian Teologi, Filsafat, Kajian Sosial, Naluri dan Iman, Teknologi pada Teologi ...