Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan literasi membaca siswa di Indonesia serta mengidentifikasi variabel penting yang memengaruhi kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan Multivariate Adaptive Regression Spline (MARS). Data yang digunakan adalah survei PISA Indonesia tahun 2022 dengan melibatkan 16 variabel prediktor dan 1 variabel respon. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan literasi membaca siswa Indonesia adalah 375,296, yang menempatkan Indonesia pada level 1c atau peringkat rendah. Dari 16 variabel prediktor, variabel indeks dukungan keluarga memiliki pengaruh terbesar terhadap skor literasi membaca PISA 2022 di Indonesia. Peningkatan indeks dukungan keluarga secara langsung dapat meningkatkan skor literasi membaca sebesar 33,921 pada setiap siswa di Indonesia. Selain itu, terdapat 4 variabel penting lainnya yang berinteraksi dengan indeks dukungan keluarga dalam memengaruhi skor literasi membaca yaitu status ekonomi, sosial, dan budaya keluarga,dukungan keluarga terhadap pembelajaran mandiri, ketersediaan sumber daya TIK, dan serta rasa ingin tahu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kemampuan literasi membaca siswa di Indonesia masih tergolong rendah dan variabel dukungan keluarga terbukti memiliki pengaruh paling besar terhadap skor literasi membaca disamping variabel lainnya. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa melalui berbagai intervensi kebijakan yang mempertimbangkan dukungan keluarga sebagai faktor utama.
Copyrights © 2024