Artikel ini membahas metode penelitian gabungan atau campuran (mixed methods research) sebagai pendekatan komprehensif dalam menjawab permasalahan penelitian yang kompleks. Dengan menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif, mixed methods menawarkan fleksibilitas, kedalaman, serta validitas yang tinggi dalam pengumpulan dan analisis data. Pembahasan meliputi konsep dasar, kelebihan dan kelemahan, tipe desain (sequential dan concurrent), serta contoh implementasi penelitian berbasis modul digital berbasis kearifan lokal. Artikel ini mengacu pada kutipan langsung dari berbagai pakar seperti Creswell, Johnson, dan Tashakkori.
Copyrights © 2025