Tumbuhan dari famili Araceae dapat dijadikan sebagai obat-obatan dan bahan pangan, akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum mengetahui manfaatnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik morfo-anatomi, kadar klorofil dan fitokimia daun Singonium (Syngonium podophyllum Schott) yang diambil dari lokasi dengan intensitas cahaya yang berbeda. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Parameter yang diamati meliputi luas dan ketebalan daun, jumlah dan kerapatan stomata, dan kadar klorofil, serta uji fitokimia yang terdiri dari uji alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan kuinon. Selain itu, diamati juga parameter lingkungan di sekitar tumbuhan Singonium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun Singonium di lokasi ternaungi memiliki luas daun, jumlah dan kerapatan stomata yang lebih rendah, namun memiliki ketebalan daun dan kadar klorofil yang lebih tinggi dibandingkan dengan daun Singonium di lokasi tersinari matahari. Kandungan fitokimia daun Singonium di tempat ternaungi dan tidak ternaungi relatif tidak berbeda, yaitu mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin.
Copyrights © 2025